Special Show KBR - Direktorat Jenderal Energi Baru tema Implementasi Program Biodiesel 20% (B-20). 20 % Biodisel dan 80% Solar bersama Bp. Dadang Kusdiana, Bp Abdul Rochim dan dari Gaikindo

 

Special Show hadirkan Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian ESDM dengan tema Implementasi Program Biodiesel 20% (B-20). 20 % Biodisel dan 80% Solar bersama Bp. Dadang Kusdiana, Bp Abdul Rochim dan dari Gaikindo,  bila ada yang ditanyakan silahkan 08001403131

 

Diharapkan 2016 di sektor Transportrasi dan industri sebanyak 20 % sementara untuk transportasi 30% dan untuk yang non PSO sebanyak 50%.

Dengan penggunaan campuran BBM ini manfaat dan nilai tambahnya adalah mengurangi ketergantungan bahan bakar bersumber dari fosil.

Campuran biodiesel pada solar dapat menghemat devisa , 9,61 trilyun di tahun 2015, semoga di di tahunj 2016 akan dapat menghemat 36,65 trilyun rupiah.

Persediaan energi fosil di Indonesia seperti gas, minyak dan batubara yang selama ini kita gunakan semakin berkurang dan diperkirakan akan habis di tahun 2025. Selama ini, Indonesia terpaksa mengandalkan import bbm dari negara asing untuk mencukupi kebutuhan bbm di Indonesia, belanja bahan bakar minyak negara kita bahkan mencatatkan defisit besar dalam neraca perdagangan, jika hal ini dibiarkan tentunya akan menghambat pembangunan. Untuk itu diperlukan strategi yang tepat untuk menanggulangi krisis bahan bakar minyak dengan pemenuhan kebutuhan energi yang memadai dan berkelanjutan.

Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam terbarukan yang bisa menjadi solusi ketahanan energi nasional, salah satunya biodiesel, dan saat ini Pemerintah terus menggenjot pemakaian Biodiesel 20% (B20) sebagai salah satu bahan bakar alternatif untuk mengimbangi bahan bakar fosil, khususnya solar. Program B20 pun masuk bagian Kebijakan Energi Nasional dibawah Kementrian ESDM khususnya Ditjen Energi Baru Terbarukan dan Konversi Energi (EBTKE). B20 sendiri adalah campuran biodesel 20% dan solar (B0) 80%. Serangkaian uji coba mulai dari B5, B10, B15 sudah dilakukan. Januari 2016, program pemanfaatan B20 resmi dimulai.

Lantas, bagaimana biodiesel 20% berperan terhadap pemenuhan kebutuhan energi bahan bakar di Indonesia? Mengapa harus bio diesel 20%?. Simak selengkapnya di www.radiodfm.com