Special Show - Japan International Cooperation Agency, bicara soal Pemerintah Jepang peduli penyandang disabilitas dan banyaknya relawan Jepang yang di mana mana termasuk di Indonesia

Special show bersama Japan International Cooperation Agency , bicara soal  Pemerintah Jepang peduli penyandang  disabilitas. Relawan, banyak relawan dari luar negri termasuk dari Jepang. Relawan panti Sosial di Sukabumi yang berasal dari Jepang sangat bersemangat. Selama 1,5 tahun menjadi relawan terkendala bahasa, namun lama lama mengerti juga. Sementara Siti yang bekerja bersama Iwanekana harus berbicara lebih lambat agar dipahami. Rehabilitasi sosial memang memerlukan relawan, sejak 2014 relawan dan pekerja sosial memberikan bimbingan sosial dan indifidu.  Instruktur Rehabilitasi sosial banyak dibutuhkan, bukan hanya di Indonesia. Orang Jepang banyak yang ingin menjadi relawan dibanyak daerah diluarJepang. Jaika menawarkan untuk siapapun yang ingin dibantu relawan Jepang, silahkan kirim proposal permohonan.  

Menjadi relawan JICA memperoleh fasilitas akomodasi dan konsumsi, dan semakin banyak programyang disiapkan JICA akan semakin volunteer yang diperlukan. Baik untuk memajukan desa atau rehabilitasi sosial.

Relawan Iwanekana senangbekerja bersama ibu ibu, senangkarena hangat penuh kasih, dan baik hati. Sementara mbak Sari banyak belajar dari relawan/pekerja sosial Jepang . Mereka begitu peduli pada kebersihan, mereka mengumpulkan sampah sampah dan memasukkannya dalam plastik sampah,sehingga ini mempersuasi relawan lain untuk peduli kebersihan.  Kendala dalam berbahasa memang selalu ada, namun alah bisa karena biasa, lama lama mengerti jua. Relawan Jepang suka sambal kita. JICA senang bekerja sama dengan masyarakat Indonesia, semoga kedepan semakin bermanfaat dalam meningkatkan kepedulian Relawan di Indonesia.

Ada yang ingin anda tanyakan ? silahkan melalui sms 0812 118 8181