Special Show - Rabu 16 Desember 2015

Special Show KBR – BURUH MIGRAN Shelter Me

Kasus yang terjadi dan dialami buruh migrant adalah sebanyak60% mengalami gangguan. Ribuan orang berstatus vonis mati dan Indonesia  ada 714.00 TKI kita menjadi budak modern. Indonesia rentan terhadap buruh migrant karena proteksi Negara sangat lemah, Negara tidak hadir disana. Bagaimana ini terus terjadi? Apakah buruh migrant hanya sebagai komoditi semata. Ada yang ingin anda tanyakan ? silahkan hubungi 08001403131atau 0812 118 81 81

Absen nya Negara dan peran swasta yang tinggi,membuat kita terlambat menangani problem TKI kita. BNP2TKI terdapat 6,5 Juta orang Indonesia bekerja di luar negeri. Sementara Informal 47% sisanya formal. Sebelumnya angka informal mencapai 72 % , itu yang legal. Sementara estimasi seluruhnya dengan yg illegal ada sekitar 9 Juta orang. Mereka tersebar di Saudi, Malaysia Taiwan dan Hongkong.

Akses informasi memang dibatasi, karena mereka tak boleh memiliki Handphone. Majikan di Saudi memiliki hak penuh mengatur kebebasan pekerjanya. Ada yang pulang hanya dengan membawa pakaian yang dipakai, ada apa ini ?

Banyak TKI yang tidak memiliki HP saat bekerja di luar. Hak TKI termasuk PRT ada konvesi ILO 189 mengatur bagaimana hak dan kewajiban PRT.

Saat ini ada Help Desk di bandara dan mapping kondisi ,serta mensosialisasikan agar mereka menggunakan app, sehingga terkoneksi satu sama lain. Jambore buruh migran lalu dihadiri kepala BNPTKI diharapkan ada follow up dan Negara akan hadir disini.

Mengapa banyak buruh migrant memilih Arab Saudi sebagai tujuan kerja? Berdasarkan survey yang memilih Arab Saudi adalah dari jabar yang merupakan daerah basis Islam.

Banyak Negara yang kurang ramah Buruh Migran, meski sejak 2011 sudah dilakukan moratorium ke 5 negara termasuk di Timur Tengah. Termasuk Syiria dan Arab Saudi. Masih banyak lagi kisah yang tidak diperoleh, sehingga efektif tidaknya moratorium masih belum bisa diperhitungkan. Setelah Moratorium aka nada MOU yang akan menjadi lebih baik bagi nasib buruh migran. Kejahatan dan banyaknya penderitaan yang dialami buruh migrant kita. Akses komunikasi memang sangat dibatasi bahkan dihalangiuntuk daerah tertentu. Kalau saja mereka berniat lari, paspor tak ditangan karena ditahan majikan,sehingga resiko nya tak mudah.

Bagaimana kepedulian kita pada buruh migran. Migran care menjadi salah satu kepedulian kita. Dengan adanya Award terkait kepedulian kepada buruh migrant. Menuntaskan revisi UU 39/2004 dan Ratifikasi konvesi ILO 189 untuk kerja layak RT, dan sahkan RUU Pekerja Rumah tangga serta revormasi tata kelola Migrasi , Stop Hukuman mati, dan zero cost . Agenda Migran care 18 Desember di Gedung Usmar Ismail.