Obrolan Sore - Selasa 9 Juni 2015 - Promo Film : " Pizza Man" @GandhiFernando & @karinadila

“Pizza Man”

Pizza Man bercerita tentang 3 cewek yang tinggal bersama dalam sebuah apartemen kecil di kota Jakarta; Olivia si Jutek, Merry si Cupu, dan Nina si Narsis yang sedang mengalami tantangan dalam hidup mereka. Rutinitas kehidupan yang sepertinya “itu-itu” saja membuat mereka kehilangan semangat dalam hidup. Ditambah lagi dengan yang namanya ‘kaum lelaki’. Olivia baru saja diberhentikan dari pekerjaannya karena menolak ajakan kencan bossnya, Nina baru saja diputusin oleh pacarnya yang ternyata setelah diketahui sudah berkeluarga, dan Merry mengalami kesulitan menghadapi ibunya yang ingin menjodohkannya dengan anak orang kaya.

Pada malam yang sama mereka berkumpul di apartemen mereka dan saling curhat akan kekesalan mereka sampai lapar dan memesan Pizza Delivery Service. Olivia dengan berapi-apinya menyarankan agar mereka membalas dendam dengan yang namanya kaum laki-laki. Memilih cowok secara acak dan melampiaskan rasa frustasi mereka.

 Saat pizza pesanan tiba, mereka terkejut. Cowok pengantar delivery yang mereka beri nama Pizza Man ternyata cowok yang tinggi, ganteng, dan karismatik. Secara spontan mereka mengundang Pizza Man masuk ke dalam apartemen mereka dan merencanakan untuk melampiaskan rasa frustasi ke Pizza Man. Tiba-tiba mereka bangun beberapa jam kemudian dan menemukan apartemen mereka yang hancur berantakan dan menemukan Pizza Man tak sadarkan diri. Panik dan tak tahu apa yang baru saja terjadi, mereka memutuskan untuk membawa Pizza Man ke rumah sakit secepat mungkin.

 Tidak kuat menggendong Pizza Man, ketiga cewek malah menyeret tubuh Pizza Man keluar apartemen dan turun ke lift lantai basemen untuk naik mobil milik Olivia. Mereka malah menemukan mobil Olivia terhalang mobil lain yang parkir paralel menggunakan rem tangan.

 Keluar dari basemen menuju jalan raya, mereka berusaha mencari taksi tapi tak kunjung muncul. Tiba-tiba Olivia yang sempat menghilang, muncul membawa bajaj yang dia ‘pinjam’. Merry dan Nina kaget, tetapi karena desakan Olivia, mereka segera menaiki Bajaj bersama Pizza Man yang masih tak sadarkan diri. Tidak lama mereka pergi, Supir Bajaj yang bajajnya mereka pinjam datang mengejar mereka dari belakang. Dia terlihat marah dan terjadi adegan kebut-kebutan antara kedua bajaj.

Tak lama kedua bajaj melewati seorang Polisi yang sedang berpatroli. Polisi pun ikut mengejar kedua Bajaj yang kebut-kebutan. Ketiga cewek itu tambah panik, mencoba lari dan mengecoh Kang Bajaj dan Polisi, dengan susah payahnya dan berbagai rintangan yang mereka tabrak. Akhirnya mereka berhasil mengecoh Kang Bajaj dan Polisi menuju ke rumah sakit.

Sesampainya di rumah sakit, mereka bertiga segera membantu Suster Kepala dan perawat lainnya mendorong brankar dengan Pizza Man masih tak sadarkan diri. Dalam perjalanan menuju emergency room, tiba-tiba ada wanita hamil yang hampir tertabrak brankar. Saat disuruh minggir, wanita bernama Rara itu teriak karena mengidentifikasi bahwa korban itu adalah suaminya. Situasi tambah kacau akanmalam serba kebetulan ini. Mereka bertiga kepergok membohongi Suster Kepala dengan situasi tak sadarnya Pizza Man; panik dan akhirnya memutuskan untuk melarikan diri. Suster Kepala tak mau tinggal diam, dia pun memanggil kedua satpam yang sedang bertugas; Satpam Marpuah dan Satpam Pardi. Mereka mengejar Olivia, Nina dan Merry.

Mereka melarikan diri ke berbagai ruangan di rumah sakit sampai pada akhirnya tiba di ruang loker para suster dan tanpa pikir panjang, langsung menyamar sebagai suster-suster di rumah sakit itu dan berhasil mengecoh suster kepala dan kedua satpam.

 Tak lama setelah situasi aman, Rara datang bertanya kepada mereka yang sedang menyamar sebagai suster bila telah melihat 3 cewek yang dideskripsikan sebagai Olivia, Merry dan Nina. Tentu saja mereka berbohong dan berkata bahwa mereka melihat ketiga cewek itu lari ke arah yang berlawanan. Rara berterima kasih dan segera menanjak pergi untuk mencari mereka dan tiba-tiba, Rara berteriak kesakitan karena air ketubannya telah pecah dan dia harus segera melahirkan. Rara kesakitan dan 3 cewek itu panik dan mau tidak mau harus menolong Rara. Mengambil kursi roda didekat mereka dan mendorongnya ke ruang bersalin.

Sampai di depan ruang bersalin, mereka bertemu dengan Dokter Bedah yang akan melayani Rara dan saat mereka berusaha melarikan diri, tiba-tiba suster kepala dan kedua satpam yang terus mencari mereka tengah berada di lorong dekat mereka; karena panik tanpa pikir panjang mereka masuk ke ruang bedah dan mau tidak mau harus berpura-pura menjadi suster yang membantu Dokter Bedah saat Rara melahirkan. Situasi di ruang operasi menjadi kacau balau dan ribut karena Rara yang kesakitannya sampai over dan ketiga cewek itu yang tak tau apa-apa.

Setelah bayi Rara telah lahir, datanglah Pizza Man yang sekarang telah sadar. Ketiga cewek spontan kaget dan saat berusaha lari, tidak jauh mereka tertangkap oleh Pizza Man. Akhirnya Pizza Man mengkonfrontasikan kejadian yang terjadi pada mereka, sampai kenapa ini semua bisa terjadi. Olivia, Merry dan Nina menyesali kejadian ‘malapetaka’ ini dan belajar banyak hal dalam kehidupan mereka, bagaimana cara-cara mereka menghadapi masalah, rintangan, dan cobaan-cobaan yang akan datang pada mereka di kemudian hari. Pizza Man pun memaafkan ketiga cewek ini dan kembali ke keluarganya.

 Cerita lucu kejadian satu malam ini ditutup dengan Olivia selesai menulis draft buku di komputernya, Nina menggambar rancangan-rancangan pakaian yang akan dia produksi serta Merry yang muncul di tv dan sedang mewawancarai gank motor Derby Romeo.