Negative Thingking

Host : Marcy Sahulata

On Air : 16.00-19.00 WIB

Tau nggak sih kalau manusia itu memiliki beribu-ribu macam pikiran. Baik pikiran negatif atau positif. Sayangnya, manusia sering berpikiran negatif untuk hal-hal yang belum tentu benar keberadaannya.

Pengen yah menghilangkan pikiran-pikiran negatif ini, namun terkadang anda merasa kesulitan karena terbatasi dengan sudut pandang.

Berprasangka buruk atau berpikir negatif, adalah bagian dari anda yang mungkin sudah tercemar dengan energi negatif. Positif thinker atau pemikir posif selalu berpikir dari sudut pandang lain, karena memiliki pengetahuan yang luas dan juga pandangan yang berbeda terhadap suatu obyek. Bagaimana sih agar pikiran negatif ini, bisa anda hindari?

  • Bersikap proporsional → Hilangkan yang namanya sentimen pribadi untuk menyikapi sesuatu yang sebenarnya bersifat netral. Hidup itu akan terasa lebih indah jika kita mampu melihat berbagai hal apa adanya.
  • Tidak melakukan generalisir → Jika seseorang melakukan tindakan negatif, jangan lantas menganggap bahwa orang-orang di sekitarnya juga akan melakukan hal serupa. Setiap pribadi itu unik, sehingga upaya mengeneralisir hanya akan menjadi beban pikiran yang melelahkan diri sendiri.

  • Menganggap setiap masalah bersifat temporer → Roda kehidupan senantiasa berputar. Jadi jangan takut bila suatu saat Anda tertimpa masalah, karena jalan keluarnya hanyalah masalah waktu saja.

  • Tidak berpikir secara ekstrim → Memelihara pikiran ekstrim hanya akan menumpulkan rasa empati kita terhadap orang lain.

  • Tidak mencoba membaca pikiran orang lain → Seringkali, pikiran negatif muncul ketika kita mencoba menerka isi kepala orang lain. Padahal ahli nujum paling canggih sekalipun tak akan bisa melakukannya. Membaca isi pikiran orang lain seringkali hanya akan membuat diri kita terjebak dalam prasangka tiada akhir.

  • Tidak memaksakan aturan pribadi kepada orang lain → Jika Anda punya peraturan sendiri kapan waktu makan, kapan harus pulang, itu tidak berlaku untuk orang disekitar anda, kecuali peraturan yang memang ditetapkan oleh kantor atau lingkungan.