Interview dengan Para Pemain Dan Sutradara Film Garuda 19 ( Rabu, 24 September 2014_ Jam 16.00 -17.00 WIB)

Gelaran Piala AFF U-19 2013 di Sidoarjo. Timnas U-19 berhasil menekuk Vietnam lewat adu penalti (7-6) di partai puncak dan berhak membawa pulang piala resmi pertama yang didapatkan timnas Indonesia sejak 22 tahun yang lalu. 

Terbayang kembali jejak jejak para punggawa Timnas U-19, ketika mulai direkrut Indra Sjafri dan kawan kawan. Semuanya serba apa adanya, fasilitas dan dana yang minim. Namun tidak membuat gentar Indra Sjafri dkk. Mereka yakin ada bibit hebat pesepakbola tersebar di Nusantara. Perjalanan ini pun dirasakan oleh La Yazid Zidane, seorang anak muda yang sempat bergabung dalam pelatihan Timnas 19. Walau Yazid tak ikut tim karena cedera. Ia merasakan kebanggaan terhadap Timnas 19 ini.

Maka, kemenangan AFF U-19 itu memberikan pelajaran penting apa arti perjuangan itu. Para pemain belum separuh meraih impian. Namun mereka merasakan kebahagiaan, yang tidak mungkin menjadi mungkin. Bagaimana Evan Dimas sudah mulai bisa membantu kehidupan orang tuanya, Sahrul yang tidak lagi kesulitan membeli sepatu, dan Yabes yang membanggakan warga Alor.

Mereka sudah harus bersiap lagi untuk kualifikasi Piala Asia U-19.   Indonesia berada di grup G bersama dengan Laos, Filipina, dan juara Piala Asia 12 kali, Korea Selatan.  Negara terakhir ini lah yang selalu tersebut dalam setiap pertanyaan wartawan pada Coach Indra. Apakah timnas U-19 mampu mengalahkan Korsel?

Di tengah persiapan itu, berbagai tantangan tidak berhenti. Mulai soal tawaran iklan kepada para pemain, status klub Evan Dimas yang tidak diakui, perpindahan stadion ke GBK.dll. Namun, disini mental pemain ditantang kembali, apakah berhasil mengatasi semua. Dan bagaimana coach Indra Sjafri CS menaikan mental dengan menyuntikan semangat membatu. Termasuk bagaimana situasi perang urat syaraf ketika melawan Korea Selatan untuk menentukan nasib mengikuti PIALA ASIA  Oktober 2014.

 

Andibachtiar Yusuf Siswo adalah sutradara muda .Dia pernah membentuk jalur distribusinya sendiri ketika ia membuat film panjangnya mengenai para supporter bola di Jakarta, yang berjudul "Jakarta Is Mine". Film-film Yusuf selanjutnya, yaitu The Jaks dan Romeo Juliet, mendapatkan apresiasi dari penonton film Indonesia

1.       Mandala sbg  Coach Eko

2.       Ibnu Jamil sbg   Coach Guntur

3.       Mathias Muchus  sbg  Indra Sjafri

4.       Puadi Redi sbg  Coach Djarot

5.       Reza sbg Coach Nur Saelan

6.       Manda K sbg Maryam

7.       Happy Salma sbg   Ibu Yabes

8.       Bilqis  sbg Ana

9.       Rendy Ahmad   sbg Syahrul

10.       Beta Freestyle sbg yabes

11.       Gazza  sbg Yazid

12.   Yusuf Mahardika sbg Evan Dimas